Ahad, 9 Disember 2012

Home » , , , , , » Review buku : Travelog Impian Abadi.. itu yang tertulis

Review buku : Travelog Impian Abadi.. itu yang tertulis



Salam bahagia 





Membaca buku ini seolah satu refleksi diri. Belum pun separuh buku ini saya baca, terimbau-imbau segala macam kenangan pahit manis di usia remaja saya. Membaca buku ini buat saya terkenang-kenang memori semasa saya di matrikulasi dan di kampus UUM. 

Allahu Akbar, terasa kecilnya diri.. diri saya tidak sehebat penulis yang banyak membuat keputusan dengan mengharap kepada Allah.. saya terkenang-kenang perilaku saya di zaman remaja saya itu... memang banyak yang 'kurang', banyak benar terjadi kecelaruan emosi, banyak benar keputusan yang saya buat hanya bersandarkan emosi semata-mata. 

Tiada hubungan percintaan yang menjadi , dek kerana hati yang pernah dilukai maka saya telah 'melukai' banyak hati.. Maaf kan saya , Allahu Akbar.. mampukah saya memohon maaf kepada mereka yang pernah saya 'sakiti' dan 'lukai'.. Sudah hampir 20 tahun berlalu, saya berharap mereka maafkan saya.. saya adalah remaja yang sangat 'celaru emosi' nya saat itu. Bukan sengaja saya melukai hati kalian. Semua itu sudah terlalu jauh untuk saya berpatah balik, sudah hampir 20 tahun. Banyak kenangan yang selama ini saya abaikan, lupakan.. namun membaca buku ini seolah-olah 'mengeluarkan semula' segala kenangan-kenangan yang banyak 'terbenam' dari ingatan.


Membaca buku ini juga membuat saya terkenang-kenang cabaran alam pekerjaan beberapa tahun selepas menamatkan pengajian. Semuanya kini menjadi kenangan dan pengalaman yang amat berharga.. 


Dan setiap kita punyai masa lalu.. membaca buku ini membuat saya banyak mengenang kembali masa lalu (berapa kali nak ulang lah).. betapa saya di masa lalu bukan lah orang yang 'hebat'.. betapa kurangnya pergantungan saya pada Allah.. betapa kerdilnya diri saya.. dan masa lalu itu jugak lah yang menjadi asbab kehidupan saya masa kini.. 


Terima kasih atas penulisan ini Puan Roza.. terlalu banyak pengisian yang puan selitkan dalam penulisan ini.. menitis-nitis air mata saya mengenang masa lalu yang sudah tidak mampu untuk saya perbaiki. Insya Allah, semoga saya mampu melakukan yang terbaik di hari ini dan hari esok. 


"Ya Allah, berikan lah saya kekuatan dan ketabahan untuk menghadapi apa juga rintangan dan dugaan dalam kehidupan saya di hari ini dan masa hadapan. "



Terima kasih singgah ke blog Kakyong. Jemput singgah ke IG Sihat.Gojes.Cerdas.Pintar , Blog Stokis Qaseh Gold Ipoh dan FB Kakyong HY


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...